Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Pembongkaran Hampir Rampung, Lahan Eks Hibisc Fantasy Puncak Segera Dikembalikan ke Fungsi Awal

badge-check


					Pembongkaran Hampir Rampung, Lahan Eks Hibisc Fantasy Puncak Segera Dikembalikan ke Fungsi Awal Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan pembongkaran bangunan utama Hibisc Fantasy Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, akan selesai pada 22 Maret 2025.

Proses ini mundur dari target awal, yakni Selasa 18 Maret 2025, karena adanya permintaan penundaan dari pihak manajemen terkait penyelesaian aset properti.

“Kami tidak bisa memberikan toleransi lebih lama. Setelah berdiskusi dengan lawyer perusahaan dua hari lalu, hari ini kami bersama-sama melakukan pembongkaran,” ujar Kepala Satpol PP Provinsi Jabar, Ade Afriandi, pada Jum’at (21/3/25).

Ade menjelaskan bahwa wahana permainan di Hibiscus Fantasy Puncak sudah dibongkar lebih dari 90 persen. Saat ini, yang tersisa di lokasi adalah bekas korsel tersisa 10 persen, gedung utama 30 persen, bianglala 25 persen, dan bangunan di belakang 25 persen.

“Sekarang tinggal besi-besi konstruksi besar yang sedang diproses pelepasan, serta mesin-mesin yang dikerjakan oleh pihak perusahaan sendiri,” tambahnya.

Setelah pembongkaran rampung, jelas Ade, lahan eks Hibisc Fantasy Puncak akan dikembalikan ke fungsi awalnya sebagai area perkebunan. Ade menyebut bahwa lahan ini masih berstatus Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN.

“PTPN melalui direksi telah menyampaikan rencana untuk menanam kembali kebun teh di lokasi ini,” jelasnya.

Selain itu, langkah reboisasi sudah dimulai sejak 10 hari lalu dengan menanam berbagai jenis tanaman hutan keras, seperti mahoni, suren, dan akasia.

“Dengan target pembongkaran selesai pada Sabtu 22 Maret 2025, Pemprov Jabar memastikan bahwa kawasan ini akan kembali menjadi ruang hijau sesuai dengan peruntukannya” tandasnya. (Deni) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya