Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Pemkab Bogor Tertibkan Kawasan Perdagangan Citeureup, Bangun Area PKL dan Perbaiki Drainase

badge-check


					Pemkab Bogor Tertibkan Kawasan Perdagangan Citeureup, Bangun Area PKL dan Perbaiki Drainase Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) terus melanjutkan program penataan wilayah perkotaan.

Kali ini, fokus pembenahan dilakukan di Kecamatan Citeureup dengan dua proyek berjalan bersamaan, yakni pembangunan area pedagang kaki lima (PKL) dan perbaikan drainase di sekitar Ruko Pangeran Sake, Citeureup Indah.

Langkah ini tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang ekonomi rakyat yang tertib, bersih, dan berkelanjutan.

Kawasan yang sebelumnya terkesan semrawut dengan lapak tidak beraturan dan sering tergenang air saat hujan, kini mulai bertransformasi menjadi pusat aktivitas niaga yang lebih tertata dan nyaman.

Berdasarkan data proyek, pembangunan area PKL Citeureup dikerjakan oleh CV. Tjandra Winata Karya dengan nilai kontrak Rp228,7 juta dari APBD 2025, dengan waktu pelaksanaan 60 hari kerja.

Sementara itu, perbaikan drainase di kawasan yang sama dilaksanakan oleh CV. Muda Berkarya Lestari dengan nilai Rp145,8 juta, juga berdurasi 60 hari kerja.

Kepala DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program penataan wilayah perdagangan rakyat yang menjadi prioritas Pemkab Bogor.

“Kami ingin menata kawasan perdagangan agar lebih tertib, aman, dan bersih. Pedagang tetap bisa berjualan dengan nyaman tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun estetika kota,” ujar Eko, Selasa (11/11/2025).

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan proyek harus tepat mutu, tepat waktu, dan transparan, karena manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kami sudah mengingatkan seluruh pihak pelaksana untuk bekerja sesuai spesifikasi teknis. Tidak boleh ada pengurangan volume atau kualitas bahan. Konsultan pengawas juga kami minta untuk melakukan pengawasan secara ketat di setiap tahap pekerjaan,” tegasnya.

Selain menata ulang ruang kawasan, pembangunan drainase juga menjadi perhatian utama agar kawasan perdagangan terhindar dari genangan air dan banjir lokal.

“Dengan perbaikan drainase, pedagang dan pengunjung bisa beraktivitas tanpa khawatir saat hujan deras,” tambahnya.

Langkah penataan ini disambut positif oleh masyarakat sekitar. Warga menilai keberadaan area PKL yang tertata akan memberikan ruang usaha yang lebih layak dan aman.

“Kalau sudah ada tempatnya, kami bisa jualan dengan tenang, nggak khawatir digusur atau kehujanan,” kata Dedi, salah satu pedagang di sekitar lokasi.

Selain meningkatkan kenyamanan, proyek ini juga diharapkan dapat menghidupkan kembali sektor ekonomi lokal.

Dengan sarana perdagangan dan infrastruktur yang tertata, kawasan Citeureup diharapkan tumbuh menjadi lingkungan usaha yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Yang kami kejar bukan sekadar pekerjaan selesai, tapi hasilnya benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” tutup Eko Mujiarto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya