Menu

Mode Gelap
Jelang Sahur, 2 Kelompok Remaja di Cileungsi Tawuran Pakai Senjata Tajam Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pusat dan Daerah dalam Merawat Warisan Budaya 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto Tembus 80,3 Persen Momen Ramadan, Atlet SOD NPCI Kabupaten Bogor Kunjungi Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW Asnan Kadispora Kabupaten Bogor Apresiasi Dush Run 2026, Sebut Berdampak Positif Bagi Pelaku UMKM Bupati Rudy Susmanto Tinjau RSUD Bakti Pajajaran, Pastikan Kesiapan Rumah Sakit Rujukan Jelang Arus Mudik

Headline

Penelitian Terbaru Ungkap 4 Strategi Ini Kurangi Risiko Kanker

badge-check


					Penelitian Terbaru Ungkap 4 Strategi Ini Kurangi Risiko Kanker Perbesar

Ilustrasi kanker. (IST)

BOGORISTIMEWA.com – Sebuah penelitian terbaru mengungkap sekitar 40 persen dari seluruh kasus kanker dapat dicegah. Salah satunya dengan menerapkan perubahan gaya hidup.

Sejumlah perubahan gaya hidup yang umum dilakukan untuk mencegah kanker antara lain tidak merokok, mengonsumsi makanan bergizi, memakai sunscreen, dan membatasi paparan karsinogen.

Sebagaimana dilansir dari laman Fox News, Jumat (3/10/24), para peneliti di Mass General Brigham telah menyusun empat strategi spesifik yang didukung penelitian untuk mengurangi resiko kanker. Berikut penjelasannya:

1. Rutin Lakukan Skrining Pencegahan
Menunda-nunda (prokrastinasi) adalah salah satu alasan utama seseorang melewatkan pemeriksaan kanker. Sebagai contoh, kanker usus besar adalah penyebab utama kedua kematian akibat kanker pada orang kulit hitam di AS, tetapi banyak yang tidak melakukan skrining.

Adjoa Anyane-Yeboa, seorang ahli gastroenterologi di Massachusetts General Hospital (MGH) menemukan bahwa prokrastinasi adalah alasan utama mengapa mereka melewatkan skrining. Penundaan itu biasanya dipicu oleh kekhawatiran finansial dan rasa takut akan tes.

“Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa semua penyedia layanan kesehatan harus mendiskusikan skrining kanker kolorektal secara berkala dengan semua pasien mereka, karena deteksi dini melalui skrining dapat menyelamatkan nyawa,” ungkap Anyane-Yeboa.

2. Perbaiki Kualitas Tidur
Tidur yang tidak cukup telah dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi terkena kanker. Heming Wang, PhD, asisten profesor kedokteran di Brigham and Women’s Hospital (BWH) memimpin sebuah tim peneliti yang meneliti dampak insomnia terhadap risiko kanker ovarium.

“Insomnia adalah gangguan tidur yang umum terjadi pada pasien kanker ovarium. Penelitian kami mengungkapkan bahwa insomnia meningkatkan risiko subtipe spesifik kanker ovarium dan dikaitkan dengan penurunan kelangsungan hidup pada pasien,” tutur Wang.

3. Jangan Sembarang Minum Obat
Penelitian menunjukkan mengonsumsi obat seperti aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid lainnya secara teratur dapat mengurangi risiko terkena kanker kolorektal. Akan tetapi, hal itu juga dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya, seperti perdarahan dan peradangan.

Menurut MGH, siapapun tidak boleh mengonsumsi obat secara sembarangan. Penting untuk mengetahui apakah Anda lebih mungkin mendapatkan manfaat atau efek samping bahaya dari minum aspirin atau NSAID lainnya.

4. Kurangi Minuman Manis
Penelitian oleh American Cancer Society (ACS) menemukan bahwa pria dan wanita yang minum dua atau lebih porsi minuman manis per hari memiliki risiko 5 persen lebih tinggi untuk meninggal akibat kanker yang berhubungan dengan obesitas.

“Terlepas dari rasanya yang manis, minuman manis memiliki risiko kesehatan yang signifikan. Para peneliti telah mengaitkan minuman tersebut dengan obesitas, diabetes, dan penyakit jantung,” terang seorang peneliti di Brigham and Women’s Hospital, Longgang Zhao. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang Sahur, 2 Kelompok Remaja di Cileungsi Tawuran Pakai Senjata Tajam

2 Maret 2026 - 13:15 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pusat dan Daerah dalam Merawat Warisan Budaya

2 Maret 2026 - 12:21 WIB

1 Tahun Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto Tembus 80,3 Persen

2 Maret 2026 - 10:15 WIB

Momen Ramadan, Atlet SOD NPCI Kabupaten Bogor Kunjungi Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW

1 Maret 2026 - 22:30 WIB

Asnan Kadispora Kabupaten Bogor Apresiasi Dush Run 2026, Sebut Berdampak Positif Bagi Pelaku UMKM

1 Maret 2026 - 20:41 WIB

Trending di Bogor Raya