Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Perkuat Komunikasi Mitigasi Bencana, Pemdes Tugu Selatan Bagikan 60 HT untuk RT-RW

badge-check


					Perkuat Komunikasi Mitigasi Bencana, Pemdes Tugu Selatan Bagikan 60 HT untuk RT-RW Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, mendistribusikan sebanyak 60 unit Handy Talky (HT) kepada 17 RW dan 43 RT yang tergabung dalam Paguyuban Ketua RT-RW, pada Senin (2/6/25).

Penyerahan dilakukan di Aula Desa Tugu Selatan dan bersumber dari Dana Desa (DD) tahap pertama tahun 2025.

Perangkat komunikasi yang dibagikan merupakan HT merek Alinco VHF/UHF Dual Band FM Transceiver DJ-CRX7 Made in Japan, yang dikenal tangguh dan cocok untuk medan perdesaan.

Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Windiana, menjelaskan bahwa distribusi HT ini merupakan bagian dari upaya penguatan sistem komunikasi desa, terutama karena wilayahnya termasuk zona rawan bencana alam seperti banjir dan longsor.

“Hari ini kita membagikan HT untuk seluruh RW dan RT di Desa Tugu Selatan. Pembelian menggunakan dana desa, dan ini penting karena wilayah kita masuk zona rawan. Dengan HT ini, komunikasi lintas wilayah bisa lebih cepat, khususnya untuk hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan dan bencana,” ujar Eko.

Untuk pengaturan frekuensi dan perawatan, Pemdes bekerja sama dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kecamatan Cisarua. Bahkan, ke depan akan digunakan nomor khusus dalam Sistem Komunikasi Desa (Siskomdes).

Ketua Paguyuban RT-RW Tugu Selatan, Oman, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemdes atas bantuan perangkat komunikasi tersebut.

“HT ini akan sangat menunjang, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam atau kebakaran. Informasi bisa tersampaikan lebih cepat dan akurat. Tapi karena sifatnya inventaris, jika nanti sudah tidak menjabat, HT harus dikembalikan ke pemdes,” tegas Oman.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai memperkuat ketanggapan desa terhadap kondisi darurat dan mempererat koordinasi antarwilayah. (Deni) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya