Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Pohon Besar Tumbang, Puluhan Karyawan Konveksi di Cibungbulang Kesurupan Massal

badge-check


					Pohon Besar Tumbang, Puluhan Karyawan Konveksi di Cibungbulang Kesurupan Massal Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Kesurupan massal terjadi pada salah satu pabrik di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Kamis, (16/10/2025) malam.

Berdasarkan video yang beredar, puluhan orang mengalami kesurupan massal dengan berteriak histeris, menangis, hingga tertawa menyerupai suara kuntilanak di area pabrik konveksi.

Bahkan, sejumlah warga setempat yang berusaha membantu untuk menangani kesurupan massal itu sempat kewalahan.

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Heri Hermawan membenarkan adanya kejadian tersebut sekitar pukul 20.00 WIB.

“Anggota saya tadi pagi ke sana dan benar ada kesurupan massal, tapi sudah diselesaikan sama kelompok mereka (pihak pabrik),” ujar Kompol Heri Hermawan kepada BogorUpdate.com saat dikonfirmasi via seluler, Jumat, (17/10/2025).

Heri menjelaskan, kesurupan massal bermula usai tumbangnya salah satu pohon besar yang berada di dekat pabrik konveksi pakaian tersebut.

“Semalam hujan besar dan angin puting beliung. Nah, salah satu pohon besarnya tumbang jatuh ke gedung pabrik dan setelah itu terjadi kesurupan massal,” katanya.

“Mungkin, setannya lari berceceran nabrak-nabrak dan itulah mungkin penyebabnya,” tambahnya.

Meski begitu, Heri tidak bisa memastikan total jumlah keseluruhan orang-orang yang mengalami kesurupan massal.

“Itu pegawai pabrik semua yang kesurupan, cuma kita ga tau jumlahnya karena ga bisa kehitung, yang jelas sudah selesai diberesin,” jelasnya.

Heri mengungkapkan, tidak diketahuinya jumlah yang mengalami kesurupan karena pihak pabrik enggan ditangani oleh warga setempat hingga kepolisian.

“Kita sudah berusaha untuk melaksanakan penyampaian kepada warga, tapi respon pabrik ‘Mohon Maaf Sudah Diberesin Pak Pakai Ajengan’. Pihak pabrik ga mau ada komunikasi sama lingkungan, Muspika, Koramil, dan Polsek makanya kita masa bodo juga sama dia karena ga penting juga,” bebernya.

Adapun, kata Heri, kejadian kesurupan massal itu bukan hanya kali ini saja, melainkan sudah terjadi beberapa kali sebelumnya.

“Kalau kata warga sudah sering beberapa kali kesurupan massal karena banyak pohon besar di dekat area pabrik,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya