Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Rudy Susmanto Pastikan Semua Biaya Perawatan Korban Majelis Taklim Ambruk di Ciomas Ditanggung Pemkab Bogor

badge-check


					Rudy Susmanto Pastikan Semua Biaya Perawatan Korban Majelis Taklim Ambruk di Ciomas Ditanggung Pemkab Bogor Perbesar

Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat mengunjungi lokasi bencana ambruknya majelis taklim di Ciomas, Minggu (7/9/25). (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan akan menanggung biaya perawatan korban luka dan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia bencana ambruknya Majelis Taklim Asobiyah, di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas pada Minggu (7/9/25).

Hal ini disampaikan oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat mengunjungi lokasi bencana. Rudy memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menanggung seluruh biaya perawatan korban, termasuk santunan bagi keluarga korban meninggal dunia.

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap penanganan korban. Saat ini fokus utama adalah penyelamatan dan perawatan korban. Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua agar kegiatan masyarakat selalu memperhatikan aspek keselamatan,” ujar Rudy.

Rudy menambahkan, dengan hati penuh empati, Pemkab Bogor akan terus mendampingi, membantu, dan memastikan seluruh kebutuhan korban terdampak terpenuhi.

“Saat ini kami berfokus bersama TNI, Polri, BPBD, Damkar, PMI, dan relawan masyarakat untuk membantu korban dan melakukan penanganan darurat di lapangan,” tandas Rudy.

Terkait informasi bahwa bangunan yang roboh baru berdiri beberapa bulan serta dugaan soal izin bangunan, Rudy menegaskan bahwa hal tersebut akan ditindaklanjuti bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Untuk diketahui, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, diikuti sekitar 150 jamaah ibu-ibu. Karena keterbatasan tempat, sebagian berada di dalam ruangan, sebagian di luar, termasuk di pelataran teras. Saat jamaah memadati area tersebut, teras bangunan tidak kuat menahan beban hingga akhirnya ambruk.

Total korban ada tiga orang meninggal dunia, sementara 84 orang mengalami luka berat maupun ringan. Seluruh korban sudah dievakuasi dan mendapat perawatan di rumah sakit sekitar Kabupaten dan Kota Bogor. Tiga orang meninggal dunia dalam musibah ini, ketiganya diketahui bernama Irni, Wulan dan Yati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

Trending di Bogor Raya