Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Samisade Bawa Kabupaten Bogor Jadi Juara 1 Mandaya Awards 2025

badge-check


					Samisade Bawa Kabupaten Bogor Jadi Juara 1 Mandaya Awards 2025 Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dari level desa akhirnya berbuah manis.

Dalam ajang Mandaya Awards 2025, Pemkab Bogor berhasil meraih Juara 1 kategori Kabupaten, berkat program andalannya, Samisade (Satu Miliar Satu Desa).

Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, yang hadir mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Penyerahan berlangsung di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, pada Kamis (16/10/25).

Dalam keterangannya, Ajat menekankan bahwa Samisade bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur, melainkan strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan aktif warga desa.

“Anggaran dikucurkan langsung ke desa, proyek dikerjakan oleh warga, dan hasilnya dinikmati masyarakat itu sendiri. Tidak ada pihak ketiga. Ini menciptakan siklus ekonomi lokal yang sehat,” ujarnya.

Program Samisade telah membiayai pembangunan infrastruktur desa dari dana khusus sebesar satu miliar rupiah per desa per tahun, menciptakan ribuan lapangan kerja dan mendorong perputaran ekonomi hingga miliaran rupiah.

Lebih dari sekadar slogan, pendekatan ini dinilai berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mempercepat penanganan isu krusial seperti kemiskinan dan keterbatasan akses.

Ajat juga menyoroti program Unian Tetap (Untap), sebuah upaya rehabilitasi hunian bagi korban bencana tanah longsor tahun 2000.

Lewat model pemberdayaan, lebih dari 4.600 rumah dibangun oleh kelompok masyarakat (Pokmas), yang tidak hanya menuntaskan persoalan tempat tinggal, tetapi juga menggerakkan kembali roda ekonomi lokal.

“Inilah wujud pemberdayaan yang sesungguhnya. Program kami tidak hanya membangun fisik, tetapi membangun kepercayaan diri dan kemandirian warga,” tambahnya.

Selain Pemkab Bogor, sejumlah pihak dari wilayah ini juga ikut membawa pulang penghargaan:

  • PDAM Tirta Kahuripan-Juara Harapan 1 kategori Badan Usaha

  • Nurfalah Zahir-Juara 2 kategori Lifetime Contribution

  • Rocky Bayu-Juara 3 kategori Lifetime Contribution

Ajang Mandaya Awards sendiri merupakan penghargaan tahunan yang mengapresiasi lembaga, tokoh, dan badan usaha yang memiliki kontribusi luar biasa dalam pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bukti bahwa kerja keras, inovasi, dan kolaborasi yang dilakukan Pemkab Bogor mendapat pengakuan di tingkat nasional,” tutup Ajat, yang didampingi sejumlah kepala dinas strategis dalam acara tersebut. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya