Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Sarang Tawon Angkut-Angkut Berpotensi Jadi Gel Penyembuh Luka? Ini Penjelasan Peneliti IPB

badge-check


					Sarang Tawon Angkut-Angkut Berpotensi Jadi Gel Penyembuh Luka? Ini Penjelasan Peneliti IPB Perbesar

Peneliti IPB University, Ivone Wulandari Budiharto. (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Sarang tawon angkut-angkut (Eumenes coarctatus), yang sering ditemukan di rumah-rumah dan sering dianggap sebagai gangguan karena membentuk gumpalan tanah, ternyata memiliki potensi sebagai bahan penyembuh luka.

Peneliti IPB University, Ivone Wulandari Budiharto, SSi, MSi, mengungkapkan temuan mengejutkan mengenai potensi antimikroba yang terkandung dalam sarang tawon ini. Temuan ini berpotensi menjadikannya sebagai obat luka.

Riset yang dilakukan oleh Ivone dan tim peneliti menggunakan mencit sebagai objek percobaan dengan luka sayat. Hasilnya menunjukkan respons penutupan luka yang cepat ketika sarang tawon angkut-angkut diterapkan. Hal ini mengindikasikan adanya aktivitas antimikroba pada sarang tawon tersebut, yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

Penelitian ini berawal dari kearifan lokal masyarakat Jawa yang telah lama memanfaatkan sarang tawon angkut-angkut untuk menyembuhkan luka, terutama pada bekas khitan. Masyarakat biasanya mencairkan sarang tawon yang berbentuk gumpalan tanah dengan sedikit air, lalu mengoleskannya pada luka bekas khitan.

Dalam waktu 7 hingga 13 hari, luka tersebut akan mengering tanpa menimbulkan nanah. Kearifan lokal inilah yang mendorong Ivone untuk meneliti kandungan dalam sarang tawon angkut-angkut.

“Harapan ke depannya, sarang tawon ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan gel antiseptik untuk luka sayat dan luka bakar,” tuturnya, melansir laman IPB, Jumat (23/5/25).

Meskipun demikian, Ivone menegaskan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam sarang tawon dan kemungkinan adanya mikroba simbion dari tawon itu sendiri yang dapat meningkatkan manfaatnya dalam bidang kesehatan.

Ia berujar, penelitian ini tidak tanpa tantangan. Ivone menyebutkan bahwa pengambilan sampel sarang tawon cukup sulit karena faktor-faktor seperti sengatan tawon, degradasi sarang yang terbuat dari tanah, serta faktor lingkungan yang dapat memengaruhi komposisi sarang. Selain itu, pengambilan sarang tawon juga harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak komposisi yang ada.

Selanjutnya, Ivone juga mengakui perlunya uji antimikroba yang lebih mendalam, termasuk pengujian terhadap bakteri dan jamur, untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif yang ada. Selain itu, uji keamanan juga penting dilakukan jika sarang tawon ini nantinya dapat digunakan secara luas sebagai bahan antimikroba.

Tawon angkut-angkut sendiri dikenal tidak hidup dalam koloni besar dan tidak terlalu agresif. Meskipun demikian, tawon ini dapat menyengat jika merasa terancam, dengan sengatan yang dapat menimbulkan rasa nyeri dan bengkak. Aktivitas utama tawon angkut-angkut adalah membangun sarang dari campuran tanah dan air liur tawon. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

Trending di Bogor Raya