Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

SPBU Curang di Sentul, Ketua DPRD Sastra Winara Ngaku jadi Korbannya

badge-check


					Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara ngaku jadi korban SPBU curang di Jalur Alternatif Sentul. (Foto: Erwin) Perbesar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara ngaku jadi korban SPBU curang di Jalur Alternatif Sentul. (Foto: Erwin)

BOGORISTIMEWA.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara buka suara terkait penyegelan yang dilakukan terhadap SPBU di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Seperti diketahui, SPBU tersebut telah terbukti melakukan kecurangan deengan mengurangi takaran BBM jenis Pertalite dan Pertamax kepada konsumen.

Menanggapi hal itu, Sastra Winara mengaku menjadi salah satu korban dari kecurangan SPBU Sentul.

“Saya sering ngisi (bensin) di sini, kita sangat prihatin ya,” ujar Sastra Winara kepada wartawan, Rabu, (19/3/25).

“Termasuk (jadi) korban lah, karena kalau ngisi itu kan biasanya kita ngisi full diatas Rp500 ribu. Tadi setiap 20 liter hampir 0,8 artinya hampir 1 liter itu dikurangi hampir 4 persen lah dikuranginya,” sambungnya.

Dalam hal itu, Sastra mengaku heran akan adanya kasus di SPBU Sentul tersebut.

Pasalnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor selalu melakukan pengecekan tera (alat ukur). Akan tetapi, pihaknya masih kecolongan dengan aksi yang dilakukan oleh pelaku.

“Setiap tahun itu melakukan tera, ternyata yang ditera yang selalu di (cek) aman-aman saja. Kita pakai alat yang canggih, tentunya tadi yang disampaikan oleh pak direktur, diperkirakan bukan 2 bulan mungkin bisa dari awal-awal dulu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sastra berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi. Mengingat, hal itu sangat merugikan derita masyarakat ditengah himpitan ekonomi.

“Kami Pemda, DPRD menghimbau untuk sama-sama pengusaha SPBU tertiblah, pasti keuntungan yang diatur oleh Pertamina saya kira cukup. Mudah-mudahan tidak ada lagi Pertamina yang nakal,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya