Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Tinjau Bencana Tembok Roboh di Cisarua, Jaro Ade: Bantuan yang Diberikan Harus Sesuai Kebutuhan

badge-check


					Tinjau Bencana Tembok Roboh di Cisarua, Jaro Ade: Bantuan yang Diberikan Harus Sesuai Kebutuhan Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Sebanyak 27 kepala keluarga (KK) di Kampung Anyar, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, terdampak akibat jebolnya tembok halaman rumah milik Haji Ridwan pada Rabu (14/5/25) malam.

Insiden ini menyebabkan satu rumah warga tertimpa material reruntuhan, dan beberapa keluarga terpaksa mengungsi ke rumah tetangga demi menghindari risiko lanjutan.

Ketua RT 03 RW 03, Dedi, menyampaikan bahwa saat ini warga terdampak tengah mendapatkan penanganan awal. “Kami sedang mendata kebutuhan para pengungsi. Warga yang rumahnya tidak bisa ditempati sudah kami arahkan untuk sementara tinggal di rumah tetangga,” ujarnya, Kamis (15/5).

Salah satu penyebab jebolnya tembok diduga karena adanya bangunan semi permanen berupa warung yang berdiri di atas aliran sungai. Bangunan tersebut menyebabkan penyumbatan aliran air, yang kemudian meluap dan memperparah kondisi tanah di sekitar rumah Haji Ridwan.

Tim BPBD Kabupaten Bogor telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan lumpur dan material longsoran di jalan lingkungan serta rumah warga. Langkah ini dilakukan untuk mencegah bahaya lanjutan seperti tergelincir atau kerusakan tambahan.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, bersama unsur Muspika Kecamatan Cisarua meninjau langsung lokasi kejadian. Dalam kunjungannya, Jaro Ade memastikan bahwa penanganan berjalan sesuai arahan Bupati Bogor, Rudi Susmanto, termasuk pemberian bantuan bagi warga terdampak.

“Penanganan lebih lanjut akan dilimpahkan kepada Camat Cisarua, BPBD Kabupaten Bogor, dan dinas-dinas terkait. Bantuan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan mendesak warga,” kata Jaro Ade.

Pemerintah Kabupaten Bogor bekerja sama dengan pemerintah pusat di bawah koordinasi Gubernur Jawa Barat, tengah menyusun penataan ulang kawasan rawan bencana, termasuk wilayah Puncak yang kerap terdampak banjir bandang.

Normalisasi sungai, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), serta penguatan drainase menjadi bagian dari rencana mitigasi bencana yang sedang disusun dan didata oleh dinas terkait.

Instruksi langsung dari Bupati Bogor menekankan pentingnya langkah mitigasi terpadu untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kelestarian lingkungan, termasuk menanam pohon dan menjaga kebersihan aliran sungai. Langkah ini penting untuk mencegah bencana hidrometeorologi yang kian sering terjadi akibat kerusakan lingkungan. (Deni) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya