Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

USAID IUWASH Tangguh Perkuat Kemitraan Tingkatkan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Kabupaten Bogor

badge-check


					USAID IUWASH Tangguh Perkuat Kemitraan Tingkatkan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Kabupaten Bogor Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Guna meningkatkan fasilitas akses masyarakat terhadap air minum bersih dan sanitasi yang layak, USAID Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygiene (USAID IUWASH) Tangguh memperkuat kemitraan dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga Pemerintah Kota Depok dalam menetapkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) tahun ke IV yang berlangsung di Hotel Sahira Kota Bogor, Kamis (8/8/24).

USAID Contracting Officer’s Representatives (COR), Nur Endah Shofiani USAID menerangkan bahwa, USAID IUWASH Tangguh melalui RKT Tahun ke IV bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat Indonesia, khususnya di daerah perkotaan juga kabupaten, terhadap air minum aman dan sanitasi yang layak. Program ini difokuskan pada peningkatan kapasitas pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta dalam perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan layanan air minum dan sanitasi.

Menurutnya, melalui kemitraan ini, USAID IUWASH Tangguh dan Pemerintah Kabupaten Bogor juga Kota Depok akan bekerja sama dalam berbagai kegiatan, antara lain. Peningkatan akses air minum, pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur air bersih, serta penyediaan sumber air alternatif. Peningkatan akses sanitasi, Pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sanitasi, serta promosi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Penguatan kapasitas pemerintah daerah, melalui pelatihan bagi petugas kesehatan, penyuluh, dan masyarakat dalam pengelolaan air minum dan sanitasi dan Pengembangan kebijakan: Penyusunan dan implementasi kebijakan yang mendukung penyediaan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan.

“Program penyediaan air minum bersih dan sanitasi layak saat ini memasuki tahun ke empat, program berjalan di Kota Depok dan Kabupaten Bogor. Program yang diluncurkan pada tahun 2022 ini bertujuan untuk membantu pemerintah mencapai targetnya terutama layanan air minum dan sanitasi yang aman,” ujar Nur Endah Shofiani.

Selanjutnya, Kabid Infrastruktur Pengembangan Wilayah Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Arif Rachman Suhandi menyatakan ada tujuh program yang bisa dilaksanakan secara kolaborasi dengan USAID IUWASH Indonesia di Kabupaten Bogor yakni, Training Aspek Teknis atau Manajerial Penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum(SPAM), Support Penggunaan Aplikasi m-Water untuk Asset Manajemen dan support Penggunaan Aplikasi m-Water.

Lalu monitoring Pendampingan Program Penurunan NRW, Support RDS/Studi Pendahuluan/Pra-FS Pengembangan SPAM (Karian Timur/Parung Panjang). Kemudian Pendampingan Optimalisasi/pengembangan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), Review Tarif IPLT dan Kajian Kerentanan Perubahan Iklim terhadap Ketersediaan Air di Sumber Air Baku PDAM DAS Cisadane.

“Terimakasih kepada jajaran USAID IUWASH Tangguh yang senantiasa membantu Pemerintah Kabupaten Bogor guna mendorong suksesi pelaksaan program fasilitas akses masyarakat terhadap air minum bersih dan sanitasi yang layak bagi masyarakat di Kabupaten Bogor. Selain dengan USAID IUWASH Tangguh kita juga bekerjasama dengan para pengusaha melalui program CSR bersama TJSL,” ujar Arif.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappedalitbang Provinsi Jawa Barat, Gunawan menjelaskan bahwa, jumlah penduduk Jawa Barat mencapai sebesar 50 Juta, akan berdampak kepada kebutuhan prasarana yang harus disediakan salah satunya terkait dengan air minum dan sanitasi aman yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Dengan sanitasi dan air minum yang aman akan berpengaruh terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Melalui penetapan RKT Tahun ke IV secara bersama-sama ini kita bisa melakukan evaluasi apa yang sudah kita lakukan selama tiga tahun ke belakang, dan menetapkan program lanjutan guna mengoptimalkan realisasi rencana kegiatan yang sudah kita lakukan,” bebernya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Supersun Hadir di Kampung Cisadon, PLN Perluas Akses Listrik hingga Pelosok

14 Februari 2026 - 14:40 WIB

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Trending di Bogor Raya