Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Bupati Rudy Susmanto Targetkan Hutan Kota di Setiap Kecamatan Mulai 2026

badge-check


					Bupati Rudy Susmanto Targetkan Hutan Kota di Setiap Kecamatan Mulai 2026 Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meluncurkan inisiatif besar bertajuk Gerakan Bogor Hijau 2030, sebagai langkah konkret memperluas ruang terbuka hijau di Kabupaten Bogor.

Program ini menjadi tindak lanjut dari komitmen Rudy untuk menghadirkan hutan kota di setiap kecamatan mulai tahun 2026, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim.

Rudy menjelaskan, gerakan tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik hutan kota, tetapi juga pada edukasi, partisipasi warga, serta kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, menjaga keseimbangan alam harus menjadi gerakan bersama antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

“Kita ingin membangun kesadaran bahwa menanam pohon bukan sekadar kegiatan simbolik, tetapi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan hidup. Melalui Bogor Hijau 2030, kami ingin masyarakat menjadi pelaku utama penghijauan,” ujar Rudy Susmanto, Rabu (5/11).

Rudy Susmanto yang dikenal memiliki perhatian besar pada isu lingkungan ini menuturkan bahwa gagasan gerakan tersebut terinspirasi dari keberhasilan Hutan Organik milik keluarga Hj. Rosita di Kecamatan Megamendung.

Lahan seluas 30 hektar yang dulunya tandus kini berubah menjadi kawasan hijau produktif berkat ketekunan dan kepedulian lingkungan dari masyarakat.

“Kisah keluarga Hj. Rosita membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil. Pemerintah akan meniru semangat itu menanam, merawat, dan mengajak semua pihak ikut berkontribusi,” kata Rudy.

Melalui Gerakan Bogor Hijau 2030, Pemkab Bogor menargetkan tidak hanya membangun hutan kota, tetapi juga melakukan revitalisasi daerah aliran sungai (DAS) seperti Ciliwung, Cisadane, Cileungsi, dan Cikeas.

Setiap kecamatan akan memiliki taman edukatif, kawasan resapan air, dan jalur hijau yang berfungsi sebagai paru-paru wilayah.

Selain manfaat ekologis, Rudy berharap program tersebut mampu menciptakan nilai sosial dan ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Ruang hijau dapat menjadi destinasi wisata edukatif, tempat rekreasi keluarga, hingga sumber usaha berbasis lingkungan.

“Kita ingin Bogor bukan hanya dikenal sebagai kota hujan, tapi juga kabupaten yang konsisten menjaga warisan alamnya. Hutan kota akan menjadi identitas baru daerah ini,” tegasnya.

Rudy juga mengajak generasi muda untuk menjadi motor penggerak gerakan hijau ini. Melalui sekolah, kampus, dan komunitas, anak muda diharapkan dapat terlibat langsung dalam kegiatan penanaman pohon, pengelolaan sampah organik, hingga konservasi air.

“Kalau setiap anak muda menanam satu pohon dan merawatnya, bayangkan berapa banyak kehidupan baru yang akan tumbuh di bumi Bogor,” ujarnya menutup. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

Trending di Bogor Raya