Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Dinkes Kabupaten Bogor Buka Suara Terkait 4 Orang di Jabar Terinfeksi Virus HMPV, Minta Masyarakat

badge-check


					Dinkes Kabupaten Bogor Buka Suara Terkait 4 Orang di Jabar Terinfeksi Virus HMPV, Minta Masyarakat Perbesar

Ilustrasi Virus HMPV. (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor buka suara terkait adanya laporan empat orang yang telah terinfeksi virus Human Metapneumovirus (HMPV) di Jawa Barat (Jabar).

Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Bogor, Luki Gema Safari mengatakan bahwa pada Selasa, 14 Januari 2025 sebanyak empat orang dinyatakan positif terinfeksi virus HMPV di wilayah Bandung, Jawa Barat.

“SH (45) dirawat di RSHS, dan tiga lainnya SN (45), BP (79), hingga DSA (1) dirawat di Rumah Sakit Melinda 2,” ujar Luki Gema Safari kepada wartawan di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (14/1/24).

Meski begitu, Luki tetap mewaspadai penyebaran virus tersebut yang memang belum terdapat di Kabupaten Bogor.

Mengingat, virus HMPV menurutnya lebih mudah menular saat musim dingin yang saat ini sedang terjadi di kawasan Bogor.

“Kami telah membuat surat edaran, melaksanakan pertemuan terkait dengan kewaspadaan peningkatan kasus-kasus influenza. Jadi kalo memang ada, dilaporkan ke kami untuk kami laporkan tindak lanjut ke Provinsi dan pusat,” ucapnya.

Menurut Luki, virus HMPV berbeda dengan Covid-19 yang merupakan virus baru. Sedangkan HMPV adalah virus lama yang telah ada sejak 2001 silam dan memiliki angka kematian yang rendah.

Meskipun umumnya tidak berbahaya, kelompok rentan seperti anak-anak usia 1 tahun, orang lanjut usia (lansia), dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu tetap perlu waspada.

Oleh karena itu, Luki menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat di manapun berada hingga melaporkan ke tenaga medis jika mengalami gejala batuk, demam, pilek, dan sesak napas.

“Sama seperti Covid-19 pencegahannya, harus rajin cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan istirahat cukup,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tinjau MBG di SDN Babakan Madang 03, Semangati Siswa Menuju Generasi Emas 2045

25 Juni 2026 - 13:53 WIB

Trending di Bogor Raya