Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

dr Farah Pratiwi Jadi Kepala Puskesmas Kemang, PPPK Penuh Waktu Pertama

badge-check


					dr Farah Pratiwi Jadi Kepala Puskesmas Kemang, PPPK Penuh Waktu Pertama Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Dedikasi tinggi di bidang kesehatan mengantarkan dr Farah Pratiwi dipercaya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu pertama yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kemang, Kabupaten Bogor.

Saat ditemui, dr Farah Pratiwi mengatakan bahwa amanah tersebut diberikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dengan penekanan utama pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

“Arahan Pak Bupati saat penyerahan SK sangat jelas, yaitu pelayanan terbaik. Mutu pelayanan harus terus ditingkatkan. Bahkan beliau menekankan bahwa pelayanan Puskesmas harus lebih baik dan lebih ramah dibandingkan pelayanan di minimarket seperti Alfamart atau Indomaret,” ujar dr Farah kepada BogorUpdate.com.

Perempuan yang akrab disapa Dokfar itu menambahkan, selain pelayanan, kenyamanan fasilitas juga menjadi perhatian. Salah satunya adalah pencahayaan gedung Puskesmas yang harus lebih terang agar masyarakat merasa nyaman.

“Insyaallah ke depan kami akan terus meningkatkan pelayanan dan kenyamanan di Puskesmas Kemang,” katanya.

Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan, mengingat selama tiga tahun terakhir Puskesmas Kemang belum memiliki kepala puskesmas definitif dan masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).

“Ke depan, kami akan fokus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah binaan Puskesmas Kemang,” jelasnya.

Menurut Farah, langkah awal yang akan dilakukan adalah memetakan berbagai kendala di lapangan, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM), mutu pelayanan, maupun keterkaitan dengan BPJS Kesehatan.

“Nanti akan kami diskusikan bersama tim Puskesmas. Apakah kendalanya ada di SDM, mutu pelayanan, atau sistem layanan lainnya. Semua akan kami evaluasi terlebih dahulu,” bebernya.

Ia menegaskan, program prioritas ke depan tetap mengacu pada program nasional dan daerah, seperti Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), penanggulangan Tuberkulosis (TBC), Penyakit Tidak Menular (PTM), serta percepatan penurunan stunting.

“Stunting menjadi perhatian utama. Harapannya tentu menuju zero stunting. Mohon doanya agar saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik sesuai perintah langsung dari Pak Bupati,” pungkasnya. (Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tinjau MBG di SDN Babakan Madang 03, Semangati Siswa Menuju Generasi Emas 2045

25 Juni 2026 - 13:53 WIB

Trending di Bogor Raya