Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Gas Elpiji 3 Kg di Wilayah Rancabungur Langka


					Gas Elpiji 3 Kg di Wilayah Rancabungur Langka Perbesar

BOGORISTINEWA.com – Pemberitaan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Pengecer akui kesulitan mendapatkan gas melon tersebut. Tidak terkecuali di wilayah Rabcabungur, Kabupaten Bogor. Gas bersubsidi tersebut mulai langka.

Salah seorang pengecer gas elpiji 3 kg di Kecamatan Rancabungur Janwar mengaku, kelangkaan ini telah terjadi sejak satu bulan yang lalu.

Bahkan, Janwar sejak satu bulan yang lalu setiap memesan, dia tidak pernah mendapatkan kuota maksimal.

“Kita repeat order, umpama kita punya 100 tabung, kemampuan jual 100, begitu kita order dikasih separuh, terus kadang cuma 20 tabung,” kata Janwar, Senin (3/2/25).

Untuk mengisi kekosongan kuota tabung gas, Janwar mengaku, mencari pangkalan-pangkalan tabung gas lainnya.

“Kadang-kadang kita sampe ada beberapa pangkalan yang kita ambil, karena yang biasa langganan kita itu udah kosong dari sejak lama, kalau gak salah sekitar 1 bulan lalu,” bebernya.

Untuk mengakali ketersediaan tabung gas elpiji bersubsidi di tempatnya, Janwar pun membatasi pembelian gas melon itu.

“Kita memang batasi, engga semua kita kasih banyak, misalkan orang bawa 5 tabung engga langsung kasih banyak, cuma kita kasih dua, kita kasihan yang lain yang lagi butuh, biar kebagian semua,” katanya.

Semenjak kelangkaan gas melon itu terjadi, gas elpiji bersubsidi ini pun mengalami kenaikan harga jual di kalangan pengecer.

“Dulu sebelum ada kenaikan di harga Rp20 ribu kita jual, sekarang kita jadi Rp21 ribu, belum lama sih,” tukasnya. (Dyon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tinjau MBG di SDN Babakan Madang 03, Semangati Siswa Menuju Generasi Emas 2045

25 Juni 2026 - 13:53 WIB

Trending di Bogor Raya