Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Kota Bogor Masuk Nominasi Kota Sehat Tingkat Nasional, Targetkan Swasti Saba Wistara

badge-check


					Kota Bogor Masuk Nominasi Kota Sehat Tingkat Nasional, Targetkan Swasti Saba Wistara Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengikuti kegiatan Verifikasi Lanjutan Tingkat Pusat Kabupaten/Kota Sehat (KKS) yang berlangsung secara hybrid di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (5/8/25).

Verifikasi ini merupakan bagian dari proses penilaian lanjutan dalam ajang Kota Sehat Tingkat Nasional yang menilai pencapaian daerah terhadap sembilan tatanan kehidupan kota sehat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menyampaikan bahwa Kota Bogor telah masuk dalam nominasi penilaian tingkat nasional.

“Alhamdulillah, Kota Bogor masuk ke nominasi tingkat nasional. Tadi ada beberapa catatan dari 9 tatanan yang perlu diperbaiki. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan hasil Swasti Saba Wistara yang lebih optimal,” ujar Denny.

Dalam verifikasi lanjutan ini, tim pusat memberikan sejumlah catatan dan perbaikan dari hasil peninjauan dokumen dan indikator.

Ia menyebutkan bahwa dari total 136 indikator, terdapat sekitar 20 yang masih perlu dilengkapi atau dikoreksi, khususnya dalam hal regulasi dan kelengkapan unggahan dokumen.

“Target kita tentunya yang tertinggi, yaitu Swasti Saba Wistara. Mudah-mudahan dalam waktu 2×24 jam ini kita bisa memperbaiki kekurangan tadi, khususnya di sektor kesehatan, pendidikan, dan kebencanaan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kota Sehat Kota Bogor, Deni Mulyana menjelaskan bahwa pihaknya selama dua tahun terakhir telah aktif menyosialisasikan konsep kota sehat ke seluruh kelurahan.

“Kami bergerak bersama untuk menyosialisasikan indikator-indikator kepada masyarakat, seperti pemberantasan DBD melalui RW siaga. Kami juga bantu menginformasikan kekurangan indikator dari penilaian sebelumnya agar bisa diperbaiki,” jelas Deni.

Ia menambahkan, setelah verifikasi lanjutan, tim penilai pusat akan menggelar pleno penilaian secara menyeluruh dan dijadwalkan akan melakukan verifikasi lapangan ke sejumlah lokus pada akhir Agustus atau awal September 2025.

“Penilaian akhir akan menyesuaikan antara kelengkapan dokumen dengan kondisi riil di lapangan. Dengan sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat, saya yakin Kota Bogor bisa meraih kembali predikat Wistara,” pungkasnya.

Sebagai informasi, tim penilai dari tingkat pusat hadir secara daring melalui aplikasi Zoom, sementara jajaran Pemkot Bogor mengikuti kegiatan secara luring di ruangan yang sama.

Perlu diketahui, penghargaan Swasti Saba Wistara merupakan predikat atau kategori tertinggi dalam bidang kesehatan yang diberikan pemerintah pusat kepada kabupaten/kota yang telah berhasil mencapai predikat sebagai daerah yang sehat dengan memenuhi sejumlah syarat yang ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tinjau MBG di SDN Babakan Madang 03, Semangati Siswa Menuju Generasi Emas 2045

25 Juni 2026 - 13:53 WIB

Trending di Bogor Raya